Breaking News

23 Kali Telepon Tak Terjawab! Warga Mengaku Diteror Korcam SPPG Natar Usai Komentar di TikTok

 

Lampung Selatan, Lensanewstv – Koordinator Kecamatan (Korcam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Natar kembali menjadi sorotan. Kali ini Tri Hermawan diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap seorang warga setelah komentar warga tersebut muncul di kanal TikTok media Lensanewstv terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa (3/3/2026). Warga yang mengaku berasal dari Merak Batin mengirimkan pesan langsung (DM) kepada admin TikTok Lensanewstv dan mengaku mendapat tekanan setelah memberikan komentar pada unggahan terkait Korcam SPPG Natar.

“Hay admin, akibat saya komen yang post terkait Korcam Natar saya diteror dia dan temannya melalui WA. Mereka kepanasan karena saya komen begitu,” tulis warga tersebut dalam pesan kepada admin.

Warga itu juga menyebut bahwa selain menjabat sebagai Korcam SPPG, Tri Hermawan diduga menjadi pemasok susu Milku ke dapur-dapur MBG di sekitar Kecamatan Natar.

“Saya bingung cara naikin melalui media gimana. Cuma kalau abang mau ada bahan lagi, si Tri itu juga jadi suplier Milku ke dapur MBG di sekitar Natar, padahal susu rasa justru dilarang dalam MBG. Dalihnya kalau dapur ambil susu dari Tri nanti kalau ada apa-apa Korcam yang backup,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp pada Rabu (4/3/2026), Tri Hermawan hanya memberikan jawaban singkat.

“1 tidak dan 2 tidak,” balasnya.

Namun berdasarkan tangkapan layar yang diperoleh media ini, terlihat adanya puluhan panggilan tak terjawab kepada warga tersebut. Tercatat Tri Hermawan melakukan panggilan sebanyak 23 kali, sementara seseorang bernama Yuda melakukan 5 kali panggilan.

Selain itu, warga tersebut mengaku didatangi langsung oleh Tri Hermawan bersama beberapa rekannya, di antaranya Angga (KSPPI Merak Batin), Yuda (KSPPI Hajimena Bataranila), Dini (Akuntan Merak Batin), dan Komang (Aslap Raden Inten).

Menurut pengakuan warga, mereka sempat meminta untuk bertemu. Namun karena warga tersebut menolak, rombongan itu akhirnya mendatangi rumahnya yang berada di dekat dapur MBG Merak Batin, Tanjung Senang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Tri Hermawan terkait dugaan intimidasi tersebut. Media ini masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak yang disebutkan dalam pemberitaan guna menjaga keberimbangan informasi.(Red)

© Copyright 2022 - lensanewstv.com
LENSANEWSTV.COM PT ANAK BUWAY SAHMIN