Lampung Utara, Lensanewstv– Masyarakat adat Tiyuh Negeri Sinar Sungkai menggelar prosesi pemotongan kerbau sebagai bagian dari rangkaian pembentukan kampung (Ngebanton Tiyuh) pada Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan adat tersebut dilaksanakan di kediaman Kepala Desa Negeri Galih Rejo, yang berlokasi di Negeri Campang Jaya. Kepala Desa Negeri Galih Rejo, Hardi, S.H yang juga menjabat sebagai Paksi 1 dalam struktur adat Negeri Sinar Sungkai, menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Prosesi pemotongan kerbau merupakan salah satu tradisi adat yang memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat adat Lampung, khususnya dalam rangka pembentukan dan penguatan kelembagaan kampung serta mempererat persatuan masyarakat adat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh empat paksi yang menjadi bagian penting dalam struktur adat Negeri Sinar Sungkai, yaitu:
Hardi
Adi Saputra
Sudirman
Alfandi
Selain para paksi, acara juga dihadiri seluruh anggota pepadun yang tergabung dalam Tiyuh Negeri Sinar Sungkai dengan jumlah mencapai 56 pepadun.
Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan kegiatan adat tersebut. Para tokoh adat berharap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Lampung.
Melalui kegiatan Ngebanton Tiyuh, masyarakat Negeri Sinar Sungkai tidak hanya memperkuat struktur adat dan pemerintahan kampung, tetapi juga menjaga nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan gotong royong yang menjadi warisan leluhur.
Acara berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar, serta menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antar anggota pepadun dan seluruh elemen masyarakat adat Negeri Sinar Sungkai.(Red)



Social Header