Lampung Timur, Lensanewstv — Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) TK Ananda di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, menuai sorotan. Sejumlah warga mengaku khawatir karena beberapa bagian pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun spesifikasi teknis.
Pantauan awak media LensaNewsTV bersama tim di lapangan menemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari penggunaan besi dan baja ringan yang dinilai tidak memenuhi standar, hingga tidak adanya papan informasi publik yang seharusnya wajib terpasang dalam setiap proyek yang menggunakan anggaran negara.
Selain itu, pihak pengawas maupun konsultan proyek juga tidak tampak hadir di lokasi, sehingga menambah kecurigaan warga akan lemahnya pengawasan terhadap pekerjaan tersebut.
Seorang warga berinisial S menyampaikan bahwa masyarakat berharap pihak kontraktor maupun Dinas Pendidikan Lampung Timur lebih serius melakukan pengawasan.
“Ini proyek pakai uang negara, bukan uang pribadi. Jadi wajar kalau kami berharap pengerjaannya sesuai juknis. Jangan sampai ada penyimpangan atau dugaan korupsi,” tegasnya.
S juga meminta agar Dinas Pendidikan bersikap tegas dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan di lapangan.
“Besi dan baja ringan yang dipakai kelihatannya tidak sesuai. Kami khawatir nanti bangunan tidak kuat. Kalau dibiarkan, masyarakat yang rugi,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Timur Marsan, S.Pd belum bisa di hubungi.
Masyarakat berharap dinas terkait segera turun ke lokasi untuk mengecek ulang spesifikasi pembangunan dan memastikan seluruh pekerjaan sesuai standar. Mereka menilai transparansi dan pengawasan ketat sangat penting untuk menghindari kerugian negara.
(Ismail Johansyah)



Social Header