Pringsewu,,Lensanewstv - Sungguh sangat biadab dan tidak punya perasaan ,kreator hantu TikTok Haris Ghost (pelaku),warga pekon Waringin sari ,Pringsewu,Lampung membawa lari istri syah Turino(korban) yang bernama Nesti Sartini (pelaku) ke daerah istimewa Yogyakarta lebih kurang selam 4 bulan ,yaitu dari bulan September akhir 2025 sampai Kamis (08/01/2026).
Berawal istri korban Turino bernama Nesti Sartini tersebut menurut keterangan korban Turino berpamitan akan pergi ke Batam(kepulauan riau) untuk bekerja ,namun serapi rapihnya menyimpan barang busuk akhirnya akhirnya ketahuan sama korban sekitar berapa Minggu terakhir ini
"Saya ini benar benar tidak tahu ,kalau istriku selingkuh dan dibawa lari ke daerah istimewa Yogyakarta oleh Haris Ghost ,saya tahunya istri kerjanya di Batam " ungkap Turino dengan nada kecewa Minggu (11/01/2026).
Menurut korban istrinya itu yang bernama Nesti Sartini pergi bersama dengan Haris Ghost kreator TikTok Hantu tersebut membawa mobil Agya BP 1179 RO atas nama istri korban Nesti Sartini .
"Makanya saya sebagai suami percaya,karena mobil Haris Ghost sendiri tergadai di kakak istri saya Guntoro nomor pol BE 1528 UD " ungkapnya juga
Setelah tahu istrinya pergi bersama kreator TikTok Hantu Haris Ghost langsung dirinya menelpon untuk segera pulang ,dan tepatnya Kamis malam Jumat (08/01/2026) bisa kembali namun langsung ketempat kepala pekon(kakon) Giri Tunggal Rokyat Robani
" Setelah ditanya Haris Ghost dan istri saya dihadapan kepala pekon dan warga lainnya mengakui semuanya perbuatanya,tetapi musyawarah tidak selesai artinya tidak ada kesepakatan apapun bahkan harus menantang " terang Turino Kamis(08/01/2026)
Berdasarkan pengakuan Turino selama bersama Haris Ghost banyak mengalami tekanan dan dianiaya oleh Haris Ghost bahkan hp milik istrinya pernah dibanting sampai pecah oleh Haris Ghost
"Saya ini tidak terima dengan atas perbuatan Haris Ghost yang telah menganiaya istri saya dan istri saya mengaku merasa tertekan selama dengan Haris Ghost ,kalau saja negara kita bukan negara hukum entah apa yang akan terjadi " pungkasnya.
(Red, M,,Edi)



Social Header